Minggu, 28 Oktober 2012

Metoda Pengalamatan Internet


Media internet yang mulai merebak dan menjadi buah pembicaraan akhir-akhir ini memang sangatlah berguna dan dibutuhkan bagi sebagian besar masyarakat. Meski demikian, hanya sedikit yang tahu bagaimana komputer yang terhubung dengan jaringan internet tersebut bisa saling berkomunikasi. Untuk itu perlu diketahui bahwa sebenarnya dibutuhkan suatu tata cara pengalamatan internet yang sistemnya hampir sama dengan pengalamatan pada nomor telepon, dimana setiap nomor memiliki angka-angka uniknya sendiri sehingga komputer yang terhubung dengan jaringan internet bisa saling berkomunikasi.
Karena itu melalui konsep protokol setiap komputer yang terhubung pada jaringan TCP/IP harus mempunyai suatu alamat yang unik (tidak ada yang sama). Alamat ini dikenal sebagai Internet Protocol Number (IP Number / IP Address), sebesar 32-bit dan direpresentasikan dalam bentuk desimal dibagi menjadi 4 bagian dipisahkan oleh titik. Namun seiring berkembangnya konsep-konsep baru, maka ada satu IP yang memungkinkan untuk dipakai oleh lebih dari satu komputer.  Satu IP adress tentunya mempunyai sutau nama unik untuk dapat mempermudah mengidentifikasi suatu komputer di internet atau yang biasa disebut sebagi host. Host merupakan suatu komputer yang terhubung dengan sebuah jaringan yaitu internet. komputer ini dapat memberikan fasilitas layanan kepada jaringan yang terhubung kepadanya. Satu nama host dapat mempunyai lebih dari satu nama alias.
           
Domain
Dalam tata cara penamaan suatu host dengan istilah Domain, yang digunakan untuk menentukan posisi hirarki host dari jaringan internet ini. Dibawah nama domain dalam hirarki ini memungkinkan adanya nama subdomain. Berikut ini adalah beberapa nama domain yang ada di internet:

com, co : Badan komersial
Contoh: microsoft.com, yahoo.co.id

edu, ac, sch : Lembaga pendidikan
Contoh: gunadarma.ac.id

gov, go : Lembaga Pemerintahan
Contoh: bpk.go.id

net : gateway jaringan, ISP
Contoh: ibm.net, indosat.net.id

mil: militer
Contoh: af.mil

org: organisasi
Contoh:

or: khusus Indonesia berarti other (lain-lain) diluar institusi ac.id, mil.id, go.id

web : kegiatan internet (perusahaan/perorangan)
Contoh: master.web.id

tv: televisi
Contoh: an.tv
ws: web site.

Karena saat ini jaringan internet sudah mencakup banyak sekali Negara, maka unutk mempermudah identifikasi lokasi host internet ini, maka dibuatlah hirarki nama domain Negara. Contoh:
Au: Australia
Id: Indonesia
Uk : United Kingdom (Inggris)
Ca : Canada
My : Malaysia

  Pengalamatan sendiri bertujuan bagaimana supaya data yang dikirim sampai pada mesin yang sesuai (mesin tujuan) dan bagaimana hal tersebut dapat dilakukan oleh operator dengan mudah. Untuk itu maka data dari suatu host (komputer) harus dilewatkan ke jaringan menuju host tujuan, dan dalam komputer tersebut data akan disampaikan ke user atau proses yang sesuai. TCP/IP menggunakan tiga skema untuk tugas ini :
 Addressing
IP address yang mengidentifikasikan secara unik setiap host di jaringan, sehingga dapat menjamin data dikirim ke alamat yang benar.
2. Routing
Pengaturan gateway untuk mengirim data ke jaringan dimana host tujuan berada.
3. Multiplexing
Pengaturan nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul software yang benar di dalam host. Masing-masing skema penting untuk pengiriman data antar dua aplikasi yang bekerjasama dalam jaringan TCP/IP.
Kesimpulannya, suatu komputer yang dapat terhubung satu sama lainnya pada jaringan internet dikarenakan adanya metoda pengalamatan yang membuat suatu alamat unik untuk mempermudah mengidentifikasi suatu komputer di internet sebab alamat atau nama unik di setiap komputer berbeda-beda, bisa sesuai dengan negara, kelompok, golongan, organisasi atau semacamnya, sehingga data yang dikirim sampai pada mesin yang sesuai (mesin tujuan).

Referensi :

Sabtu, 13 Oktober 2012

Internet (sejarah, penggunaan dan dampaknya)



Saat ini jika kita membicarakan apa itu yang dinamakan “internet” mungkin sudah tidak lazim lagi, di jaman yang serba canggih dan instan ini internet bukanlah hal baru bagi mereka pengguna gadget. Internet atau seperangkat infrastruktur yang terdiri dari perangkat lunak serta perangkat keras yang kita kenal karena kemampuannya dalam hal menghubungkan jaringan komputer secara global, sehingga para penggunanya dapat dengan mudah  berinteraksi, sekalipun tidak berada di satu tempat yang sama ini mampu memberikan berbagai informasi yang kita butuhkan, karena itu internet seolah menjadi teman akrab yang siap membantu para penggunanya. Bila dilihat dari sejarahnya, kemunculan internet sebenaranya berawal dari suatu ide sederhana untuk membuat sebuah jaringan komputer militer yang mampu bertukar data atau informasi dari tempat yang jauh oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) salah satu divisi di departemen pertahanan U.S. namun seiring perkembangannya, banyak dari pengguna internet itu sendiri atau perusahaan-perusahaan besar yang mengembangkan internet sehingga kini para penggunanya tidak saja hanya dapat bertukar informasi, tetapi juga bisa bermain game online.
Lalu bagaimana cara untuk mengakses internet? Cara mengakses internet sebenarnya cukup mudah, untuk bisa tersambung dengan internet kita hanya membutuhkan seperangkat komputer atau laptop dan sebuah modem. Namun seiring berkembang pesatnya teknologi, kini mengakses internet tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan komputer atau laptop, tapi bisa juga dilakukan menggunakan handphone (HP), Ipad dan gadget lainnya. Cukup mudah bukan?. Namun karena kemudahan dalam mengakses internet itulah yang justru banyak disalahgunakan.
            Berbicara internet tentunya berbicara juga mengenai segudang fasilitas serta dampaknya, jika kita mampu menggunakan internet dengan bijak, internet tidak menimbulkan dampak negatif justru akan memberikan berbagai kemudahan. Namun jika sebaliknya, tidak jarang dari para pengguna internet bisa kecanduan dan sulit  untuk lepas dari penggunaan internet, jika sudah begitu bila dilihat dari sisi psikologis, internet akan cenderung berbahaya bagi kejiwaan seseorang. Salah satu contohnya adalah Internet Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet ini meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan lain-lain. Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistik gangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM, namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan akibat judi, selain itu badan himpunan psikolog di Amerika Serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.
            Seseorang yang mengalami Internet Addiction Disorder (IAD) dapat terlihat dari intensitas penggunaan alat-alat elektronik seperti komputer dan gadget-gadget lainnya seperti handphone atau segala bentuk benda yang memungkinkan penggunanya terkoneksi dengan jaringan internet. Biasanya mereka akan cenderung mengabaikan lingkungan sekitar atau yang lebih parahnya lagi mereka bahkan mengabaikan dirinya sendiri seperti, waktu tidur atau jam istirahat yang kurang, jadwal makan berantakan dan lain-lain. Jika hal tersebut terus berlanjut, bukan hanya kesehatan mereka saja yang bisa terganggu, namun mereka juga akan sulit bersosialisasi dengan dunia luar dan cenderung berprilaku introvet. Karena itu ada baiknya bijaklah dalam menggunakan internet.
            Dari berbagai penjabaran mengenai internet diatas dapat disimpulkan bahwa internet yang awalnya diciptakan hanya untuk kepentingan militer semata, kini merebak sebagai suatu jaringan yang dapat dijadikan alat penuntun dalam memperoleh informasi maupun bersosialisasi. Namun jika penggunaan internet berlebihan, tak jarang internet justru dapat menimbulkan berbagai dampak yang kurang baik seperti Internet Addiction Disorder (IAD) atau kecanduan internet yang dalam sudut pandang psikologi akan dapat menjadikan seseorang menjadi cenderung egois, kurang baik dalam bekerja sama dalam kelompok serta cenderung introvet, itu semua diakibatkan seseorang yang kecanduan internet lebih sering menyibukan diri dan menghabiskan waktu di depan komputer atau alat elektronik lainnya, sehingga mereka kekurangan waktu untuk bermain dan bersosialisasi dengan dunia luar yang nyata.



Referensi :





Plagiarisme vs Kreatifitas


       Plagiarisme, mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan istilah itu. Plagiarisme memang sedang hangat-hangatnya dibicarakan beberapa tahun terakhir ini dan nyatanya plagiarisme memang seperti sudah lumrah untuk dilakukan. Padahal plagiarisme yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “penjiplakan yang melanggar hak cipta, yaitu hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang. Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri.” ini sudah sangat jelas bahwa segala bentuk plagiarisme adalah dilarang. Sayangnya entah karena pengetahuan tentang plagiarisme itu kurang, atau memang sengaja dilakukan, banyak yang dengan mudahnya melakukan tindakan plagiarisme ini, menjiplak karya orang lain lalu dengan bangganya mengakui karya tersebut sebagai karyanya.
Masalah tindakan plagiarisme dapat disebabkan karena para plagiator (pelaku plagiarisme) yang kurang kreatif dan cenderung menginginkan hasil instan tanpa usaha. Sebenarnya jika para plagiator mau untuk berusaha memaksimalkan kemampuan mereka dalam menghasilkan suatu karya tanpa menjiplak, mereka bisa saja menghasilkan karya yang lebih unik dan kreatif, namun mirisnya rata-rata dari para plagiator justru malas untuk memutar otak, berfikir untuk menciptakan karya sendiri, sehingga mereka lebih memilih untuk menjiplak karya orang lain, mudah dan instan. Karena itu kita sangatlah perlu untuk selalu mengasah kreatifitas agar jumlah plagiator dapat ditekan. Berikut hal-hal yang digolongkan sebagai plagiarisme menurut buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. Yaitu :
  • Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  • Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
  • Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
  • Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  • Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
  • Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  • Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.
Jika seseorang melakukan hal-hal diatas atau melakukan plagiarisme, maka akan dikenai sanksi pelanggaran hak cipta yang diatur dalam Undang-Undang No.19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. karena di dalam perundangan indonesia sendiri tidak mengenal plagiarisme, jadi tidak ada undang-undang plagiarisme secara khusus.
Kesimpulannya, segala bentuk plagiarisme adalah dilarang. Karena itu ada baiknya kita tidak melakukan hal tersebut. Akan lebih baik jika kita membuat atau menghasilkan karya sendiri, selain dapat merasa lebih puas kita juga tidak akan menyakiti orang lain dengan menjiplak karyanya, selain itu kita juga dapat memaksimalkan kemampuan kita dalam menciptakan atau menghasilkan suatu karya sekaligus dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa melalui kreasi yang dihasilkan, serta yang lebih penting lagi kita tidak akan dikenai sanksi pelanggaran hak cipta. So, be creative J


Referensi :


Senin, 02 Juli 2012

Dampak Psikologis Pencemaran Lingkungan



Nama   : Khairunnisa Nurul Fadillah
Kelas   : 1PA02
NPM   : 13511964


Berkembangnya teknologi industri yang sangat pesat beberapa tahun terakhir ini menyebabkan terjadinya perubahan pola hidup dan kehidupan sebagian besar masyarakat, terutama mereka yang berada atau tinggal di kota besar seperti Jakarta. Perubahan tersebut tentunya membawa dampak positif dan negatif, misalnya saja akibat berkembang pesatnya industri kendaraan roda empat maupun roda dua, bagi sebagian masyarakat berkembangnya industri tersebut sangat menguntungkan atau dengan kata lain membawa dampak positif terlebih lagi bagi produsen perusahaan industri tersebut. Namun dampak positif itu muncul bersamaan dengan dampak negatif yang semakin mengkhawatirkan. Berkembang pesatnya penggunaan kendaraan roda dua maupun roda empat secara langsung meningkatkan pemakaian bahan bakar minyak atau BBM yang dalam proses pembakarannya melepaskan timbal oksida berbentuk debu/partikulat yang berbahaya apabila terhirup oleh manusia. Timbal atau yang biasa dikenal dengan timah hitam sendiri merupakan susunan unsur logam berat yang dapat masuk kedalam aliran darah dan diserap oleh ginjal serta otak. Peningkatan timbal di udara berdampak negatif khususnya bagi anak-anak dalam fase perkembangan, karena dapat mengganggu perkembangan fisik dan mentalnya yang berakibat pada kecerdasan dan hiperaktifitas.
Timbal atau timah hitam yang berdampak pada penurunan kecerdasan dan hiperaktifitas pada anak  memicu timbulnya Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Grant L. Martin (2008: 210) menjelaskan bahwa ADHD merupakan gangguan perkembangan yang mengakibatkan ketidakmampuan mengatur prilaku, khususnya untuk mengantisipasi tindakan dan keputusan masa depan. Anak dengan ADHD relatif tidak mampu menahan diri untuk merespon situasi pada saat itu. Anak-anak dengan hiperaktifitas menunjukan kelakuan yang agresif, prilaku yang aneh, tampak tanpa rasa bersalah atau tidak disukai, dan berprestasi buruk disekolah.
                                                         (Anak dengan ADHD)
Karena masalah polusi udara akibat kendaraan roda dua dan roda empat yang menghasilkan timbal atau timah hitam berdampak pada masa depan serta kesehatan psikologis dan fisik anak, perlu adanya suatu tindakan sebagai bentuk solusi pemecahan dari masalah polusi itu sendiri. Tindakan yang dapat dilakukan bisa dengan mengurangi pemakaian kendaraan roda dua atau roda empat dan lebih memelih untuk beralih menggunakan kendaraan non BBM atau mengikuti aturan pemerintah untuk meninggalkan penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan transportasi umum, karena selain dapat mengurangi konsumsi BBM yang secara langsung juga mengurangi polutan, hal tersebut juga dapat mengurangi masalah kemacetan. Selain hal tersebut tampaknya sampai saat ini belum ada solusi lain yang lebih baik, namun sebenarnya solusi dari itu semua terdapat pada diri kita sendiri, apakah kita mau atau tidak untuk melindungi anak-anak disekitar kita agar mereka tetap bisa tumbuh normal tanpa adanya gangguan akibat polusi yang ditimbulkan dari timbal atau timah berbahaya.

Referensi :
Martin, L.G. (2008). Terapi untuk Anak ADHD. Jakarta : Bhuana Ilmu Populer



Selasa, 05 Juni 2012

Perjalanan Mesin Hitung


Sekitar 5000 tahun yang lalu, orang Cina menemukan dan menggunakan Abacus untuk membantu melakukann perhitungan. Sampai sekarang pun alat ini masih dipergunakan, bahkan replikannya dikembangkan untuk pelajaran ekstra di sekolah-sekolah yang disebut dengan Mental Aritmatika atau Sempoa. Kemudian mulai tahun 1610 berturut-turut dikembangkan alat hitung yang lebih modern yaitu:
Ω Napier’s Bone → Alat hitung perkalian yang diciptakan oleh John Napier (1610), disebut napier’s bone atau tulang napier, karena bentuknya yg memanjang dan menyerupai tulang.


                                   (Jhon Napier dan Napier’s Bone atau Tulang Napier)

Ω Kalkulator Roda Numerik/Pascaline → Pada tahun 1642, ketika Blaise Pascal berusia 18 tahun, ia menemukan alat penghitung kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator), atau Pascaline. Alat ini, ia ciptakan untuk membantu ayahnya menghitung penerimaan pajak. Mesin penghitung bilangan ini mampu melakukan operasi tambah, kurang, dan pembagian. Mesin hitung buatan Pascal kemudian menjadi cikal-bakal pengembangan mesin hitung serupa seperti yang dibuat oleh seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716). Leibniz menilai mesin hitung ini masih banyak kekurangannya karena hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan. Pada tahun 1694, Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya yang mampu memproses perkalian.
           (Blaise Pascal dan Pascaline alat ciptaannya)
Ω Arithometer → Kemudian pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatika dasar. Kalkulator mekanik Colmar yang diberi nama arithometer dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan ide Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.
                                 
                                 (Xavier Thomas de Colmar dan Arithometer alat temuannya)
Ω Analytical Engine → Pada tahun 1822 seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871), menemukan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan diferensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Diferensial. Babbage terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine.             
                                 
                                       (Charles Babage dan Analytical Engine alat temuannya)
Perjalanan mesin hitung yang begitu panjang dan mempunyai pengaruh begitu besar di dunia, malahan akan menjadi lebih penting lagi di masa-masa depan. sangat mempengaruhi perkembangan atau sejarah matematika dan komputerisasi. Rumitnya pembuatan mesin hitung serta banyaknya manfaat yang diperoleh dari sebuah mesin hitung akhirnya di zaman modern saat ini dioptimalkan atau dikembangkan kembali menjadi sebuah komputer dan sistem matematika.


Senin, 19 Maret 2012

In Every Tear, He is there (by: Sami Yusuf)

Some might say this world today shows
Beberapa orang mengatakan dunia ini memperlihatkan
God’s left us to our mistakes oh
Tuhan meninggalkan kita untuk kesalahan kita oh
He has never been so far away
Sebenarnya DIA tidak pernah menjauh
Some might say
Beberapa orang mengatakan begitu

How could any father stand
Bagaimana mungkin seorang “ayah” akan tahan
To see his children across so many lands
Melihat anak-anaknya di seluruh daratan
Suffer so and give no helping hand
Begitu nenderita dan tidak ada pertolongan
No helping hand
Tidak ada pertolongan


And somewhere tonight
Dan di suatu tempat,malam ini
Far away and out of sight
Sangat Jauh dan jauh dari pandangan
There’s a child that’s too weak to cry
Ada seorang anak kecil yang bahkan terlalu lemah untuk menangis
Look deep in those eyes
Tataplah mata itu
Can’t you see him in disguise?
tak dapatkah kau melihatNYA?
Reaching out to the heart that’s in you and I
Yang tengah meraih hati dalam dirimu dan diriku


In every tear
Dalam setiap air mata
That is where
Dimanapun
He is there
DIA ada


He’s the hand that wipes that brow
DIA lah sang tangan yang mengusap kening itu
He’s the tear that trickles down
DIA lah air mata yang menetes itu
Upon the face that cries without a sound
Pada wajah yang menangis tanpa suara
‘We need you now’
“Kami butuh kalian saat ini”


What a simple choice to make
Sungguh suatu pilihan yang mudah untuk diambil
Between what you give and what you take
Antara apa yang kau beri dan apa yang kau ambil
When what you give
Sementara apa yang kau berikan
Such precious life would save
Merupakan sesuatu yang berharga yang bisa menyelematkan kehidupan
Life would save
Kehidupan dapat terselamatkan


And somewhere inside
Dan disuatu tempat di dalam hati
There’s a part of you asks why
Ada satu sisi dari dirimu yang bertanya mengapa
Would he leave so many so far behind
Akankah DIA meninggalkan kita begitu jauhnya?


Look deep in those eyes
Tataplah mata itu
Can’t you see him in disguise?
tak dapatkah kau melihatNYA dalam samaran?
Reaching out to the heart that’s in you and I
Yang tengah meraih hati dalam dirimu dan diriku


In every tear
Dalam setiap air mata
That is where
Dimanapun
He is there
DIA ada



Look again don’t hide your eyes
Lihatlah lagi, jangan sembunyikan matamu
He is there in disguise
DIA ada disana dalam samaran
Reaching out to you and I
Meraihmu dan aku
He is there in every tear
DIA ada disana dalam setiap air mata
Not far away he’s right here
Tidak jauh, DIA ada disini
Oh how could he be more near
OH…dengan cara apa lagi agar dia lebih dekat?

Rabu, 14 Maret 2012

Fenomena Aurora

Apa itu Aurora?
Ada berbagai mitos yang berkembang mengenai Aurora, diantaranya yaitu mitos Orang-orang kuno yang mempercayai bahwa aurora adalah perantara mereka untuk dapat melihat pasukan perang, karena mereka dapat melihat pasukan perang tersebut di dalam cahaya aurora. Orang-orang kuno juga menghubung-hubungkan munculnya fenomena alam itu dengan penyakit dan peperangan. Aurora berwarna merah terang pernah dianggap sebagai “kolam darah” para pejuang yang gugur dalam peperangan.  di North Country, Inggris, aurora dikenal sebagai “lembing terbakar”.  Sebelum revolusi perancis meletus, sebuah aurora muncul. Penduduk Skotlandia dan Inggris mengaku mendengar suara pertempuran dan melihat peperangan di angkasa. Pada tanggal 24 Februari 1716, berbarengan dengan kematian James Ratcliffe, Earl Derwentwater terakhir, muncul aurora berwarna merah terang dan bergerak cepat di langit. Sejak saat itu aurora itu dikenal sebagai “Cahaya Lord Derwenwater”.
Terlepas dari berbagai mitos dan spekulasi yang beredar, sebenarnya fenomena aurora ini sudah banyak menarik perhatian beberapa ilmuan untuk menelitinya lebih lanjut, jauh sebelum mitos-mitos itu berkembang. Nama aurora sebenarnya diambil dari nama dewi fajar romawi kuno, nama tersebut pertama kali dipakai oleh Pierre Gassend, seorang ilmuwan dari abad ke-17. Sedangkan Istilah aurora borealis pertama kali digunakan oleh Galileo Galilei pada tahun 1619. Galilei sudah lama mempelajari cahaya-cahaya yang menakjubkan tersebut, galileo galilei pun mengungkapkan hal yang menyebabkan terjadinya aurora, menurutnya aurora disebabkan oleh pantulan sinar matahari pada lapisan atmosfer atas. kemudian trio Norwegia, yaitu Lars Vegard, Kristian Birkeland dan Carl Stxrmer juga melakukan penelitian mengenai aurora. Vegard adalah orang pertama yang memetakan warna aurora. Ia menggunakan spektrograf untuk mencatat panjang gelombang dan warna aurora. Menurut perhitungannya, warna hijau aurora mempunyai panjang gelombang 558 x 10E-9 m. Birkeland menyusun teori  yang menjelaskan fenomena aurora borealis pada  tahun 1896. Sebagian besar teorinya yang telah diuji di laboratorium tersebut, masih dipakai hingga sekarang. Birkeland dapat menciptakan aurora dengan membombardir bola logam yang mengandung elektromagnet (berperan sebagai bumi) dengan elektron  (berperan angin matahari). Ia juga menyusun serangkaian perhitungan teoritis.  Arus listrik di atmosfer kini dikenal sebagai arus Birkeland.
Lalu Stxrmer melanjutkan perhitungan teoritis Birkeland. Menurut Stxrmer, ada daerah seperti sabuk di sekeliling bumi dimana partikel-partikel akan saling memantul diantara kedua kutub. Beberapa tahun kemudian, daerah ini kemudian diukur dari satelit oleh ahli fisika Amerika bernama James Van Allan. Daerah ini kini dikenal sebagai sabuk Van Allen. Stxrmer juga meramalkan tinggi aurora borealis, yaitu sekitar 80-130 km, dengan cara membandingkan foto posisinya dengan bintang-bintang (Sumber http://bama_online.tripod.com/aurora.html). 
Jadi kesimpulannya, Aurora merupakan kenampakan atau fenomena alam yang indah dan cantik, berupa pita-pita cahaya dengan berbagai warna, biasanya berwarna hijau, kuning, biru atau merah tua. Aurora sering terlihat di Kutub Utara dan kutub selatan Bumi. Aurora yang muncul di kutub utara disebut Aurora Borealis atau Northern Light sementara yang muncul di Kutub selatan disebut Aurora Australis. Aurora juga bukanlah mitos semata, melainkan kejadian alam dengan serangkaian proses yang menghasilkan cahaya cantik, terdiri dari partikel-partikel magnetik yang tercipta akibat pantulan sinar matahari dan dikemas oleh alam secara sempurna.